by

Mengenal Siropen Telasih, Merk Sirup Tertua di Indonesia Sejak Jaman Kolonial Belanda

-Kuliner-16 views

Surabaya –  Sirup menjadi salah satu menu pilihan pelepas dahaga saat berbuka puasa. Bicara mengenai sirup, ternyata  Surabaya  adalah kota pertama di Indonesia yang memiliki pabrik penghasil minuman kental dan manis tersebut.

Siropen Telasih adalah nama merek  sirup  tersebut. Dikenal sejak tahun 1923, pabrik sirup ini berada di Jalan Mliwis No 5, Kota Surabaya, Jawa Timur. Ini sekaligus bukti bahwa pada saat itu Indonesia masih dijajah bangsa Belanda.

Bukti peninggalan Kolonial Hindia Belanda itu jelas terlihat dari empat pilar penopang bagian depan pabrik rumahan yang tersohor di masanya tersebut. Serta diperkuat dengan aksen bertuliskan Pabrik Limoen J C Van Drongelen & Hellfach.

Hellfach sendiri adalah tempat pembuatan botol kaca di zaman Belanda. “Dulunya tempat ini digunakan sebagai pembuatan botol yang terbuat dari kaca untuk sirup,” ucap Menajer PT Moya Kasri Wira Jatim, Laode Muhamad Alvian

Menurut Alvian, Gudang pabrik Siropen Telasih berdiri di atas lahan seluas 3.000 meter persegi. Saat memasuki ruangan utama, pengunjung dapat melihat ada meja di sisi kanan yang digunakan sebagai pencuci botol dan sudah dimodifikasi.

Ada pula brankas kuno zaman Belanda yang berdampingan dengan lemari tua, di dalamnya terdapat botol pertama kali Siropen Telasih beredar. Selain itu di atas lemari berkaca itu juga terdapat dua tempat ekstrak bahan sirup.

Sedangkan di sisi sudut sebelah kiri ada mini bar yang menyajikan dua macam Siropen Telasih. Yakni, Cap bulan dan Siropen Gourmet.

Aneka Ragam Rasa

Ciri khas dari sirup ini adalah Siropen Telasih dengan cap bulan. Yang dikemas dalam botol yang desainnya ekslusif dan klasik. Terdiri dari delapan rasa, di antaranya mawar, coco pandan, leci, melon, jeruk kepruk, dan vanila. Sirup ini dijual dengan harga Rp 23 ribu hingga 24 ribu.

“Itu bisa didapatkan di modern market lokal, maksudnya itu seperti toko milik per orangan seperti di Bilka (supermarket di Surabaya) salah satunya,” tutur Alvian.

Sementara itu sirup untuk campuran kopi yakni Siropen Gourmet dijual minimal seharga Rp 85 ribu. “Kalau Gourmet di pasar modern mungkin sekitar sampai Rp 100 ribu, contohnya di Papaya, Ranch Market,” ujar Alvian.

“Produk andalan kami memang selain Siropen Telasih untuk diminum juga ada Siropen Gourmet yang biasanya digunakan sebagai campuran coffeecocktail dan mocktail dan aromanya serta bahannya juga dari gula asli tanpa pengawet,” Alvian menambahkan.

Selain varian coffee dan soda juga ada hazelnutcaramel, vanila, mocha, rum, iris cream, mojito mintchocolatealmondpepermint, dan tiramisu.

Menurut Alvian, pabriknya saat ini tetap mempertahankan keaslian cara pembuatan sirup tertua di Kota Pahlawan tersebut.

“Proses pembuatan serta mengelola pabrik bukanlah seperti industri yang berkembang pada umumnya saat ini. Teknologi yang digunakan pun masih sangat konvensional,” tutur Alvian.

Produk sirup juga menggunakan gula asli, bahkan bahan bakunya hampir tidak ada pengawet. “Sebenarnya yang membuat kami bertahan adalah proses pembuatan dan cara perlakuan bahan baku itu sendiri masih sama, kalau dari segi alat hanya alat bantu,” ia menjelaskan. 

Secara umum bahan sirup semua sama. “Bedanya hanya di cara memperlakukan bahannya dengan merek lain. Kalau bicara modern atau pabrikasi lebih kepada kecepatan produksinya, tapi bagi kami bukan kapasitas tapi bagaimana menghasilkan produk Itu sendiri sesuai standar sejak tahun 1923 itu,” Alvian membeberkan.

Dalam satu bulan pabriknya dapat menghasilkan Siropen Telasih rata rata 10 ribu hingga 15 ribu. “untuk sirup Telasih yang botol kaca,” tutur dia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *